Skip to content

Laba-Laba Penolong

Suatu hari seorang serdadu muda yang pasukannya kalah dalam sebuah pertempuran dikejar pasukan musuh. Ia berusaha keras berlari untuk menyelamatkan nyawanya. Ketika sampai di jalan berbatu, ia melihat sebuah gua menganga di depannya.

Dengan susah payah dia merangkak ke dalam gua yang gelap. Dalam keadaan putus asa ia juga berjanji, jika Tuhan menyelamatkannya, ia akan berbuat baik seumur hidupnya. Di saat itulah, ia melihat seekor laba-laba berjalan membuat sarang di mulut gua.

Sambil terus mengamati benang-benang halus yang terus terjalin mengelilingi mulut gua, serdadu muda itu makin putus asa, “Saya berdoa minta perlindungan dan dibebaskan dari kejaran musuh, tapi Tuhan malah mengirim laba-laba. Bagaimana mungkin laba-laba menyelamatkan saya?” Katanya dalam hati

Sesaat kemudian, ia mendengar musuh yang mengejarnya sudah tiba dan berada di sekitar gua. Jantungnya berdetak makin keras. Tiba-tiba seorang serdadu musuh dengan senapan siap ditembakkan, berjalan menuju ke mulut gua. Serdadu muda itu semakin meringkuk dengan tujuan agar musuh tidak menemukannya di dalam gua sambil berpikir keras bagaimana cara menyelamatkan diri.

Sementara itu, salah satu serdadu musuh yang mengejar berjingkat-jingkat mendekati mulut gua. Ketika sampai ke mulut gua, ia melihat sarang laba-laba yang kini terjalin sempurna di mulut gua. Ia lalu berjalan mundur dan berkata dengan suara keras kepada komandannya, “Rasanya tak mungkin ada orang di dalam gua. Kalo dia masuk ke dalam gua, sarang laba-laba itu pasti rusak.” Sesudah itu, ia lalu mengusulkan kepada komandannya untuk mencari di tempat lain.

Serdadu muda itu selamat dan memenuhi janjinya dengan bekerja melayani sesama.

Pesan Moral,
Tuhan menolong kita dengan berbagai cara. Ingatlah, kadang Tuhan menolong dengan cara yang sama sekali di luar dugaan kita !!

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*