Skip to content

Wings

Jika Tuhan menghendaki manusia bias terbang, maka Tuhan pasti memberikan sayap

Selama ribuan tahun manusia bias terbang merupakan sebuah mimpi, tapi 2 orang muda, Wright bersaudara menjadikan kemustahilan itu menjadi tujuan mereka dan mengubah dunia untuk selamanya.

Orville dan Wilbur merupakan 2 dari 7 bersaudara. Berawal dari mainan terbang yang diberikan papanya yang diberikannya pada 2 anak yang bungsunya. Mainannya terbuat dari bamboo, gabus dan karet untuk memutar baling-balingnya. Wilbur dan Orville sangat senank mamaikannya sampai akhirnya rusak! Mereka yang bekerja di toko sepeda akhirnya memperbaikinya dan membuat mainan terbang sendiri. Beberapa tahun kemudian, mereka mengaplikasikan pengalamannya dengan mainan menjadi sebuah percobaan membuat mesin terbang.

Itu bukan pendaratan yang mulus, mereka membuat 7 mesin terbang dan semuanya hancur tertabrak lebih dari satu kali. Frustasi dan kecewa meliputi mereka pada setiap kegagalan, namun mereka tidak pernah berhenti percaya kalau manusia bisa terbang!

Setelah terjadinya banyak kegagalan, mereka membuat kembali dan memodifikasinya serta mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari. Seperti kebanyakan orang sukses, mereka berusaha bukan 1x jadi, tetapi dengan tekun mereka terus memanfaatkan kegagalan mereka untuk belajar.

Pada tanggal 17 Desember 1903, walaupun angin tidak bersahabat dan suhu sangat dingin, mereka mempertaruhkan segalanya. Pada 10.35, mereka melakukan apa yang orang hanya bisa mimpikan selama berabad-abad, mereka terbang! Pada usahanya yang keempat, pesawat mereka akhirnya tidak mengalami kerusakan. Mereka mencapai kemustahilan!

Seperti Wright bersaudara, ini saatnya untuk memimpikan kemustahilan dan mencapai tujuan dengan pemecahan yang berani untuk meletakkan kepercayaan pada kemustahilan. Ketika Anda melakukannya, Anda akan menemukan bahwa Tuhan melakukan dengan maksud manusia bisa terbang

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*